Kevin Mendoza Kembali ke Bandung, Berharap Dukungan Bobotoh
Kevin Mendoza antusias kembali ke Bandung bersama Timnas Filipina untuk menghadapi Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 dan berharap dukungan Bobotoh.
Lensakabar.com, Bandung - Kiper Timnas Filipina, Kevin Ray Mendoza, antusias menyambut laga perdana Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Vietnam di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026) malam.
Pertandingan Filipina vs Vietnam dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB. Laga tersebut menjadi pertandingan yang memiliki arti khusus bagi eks penjaga gawang Persib Bandung Kevin Mendoza karena digelar di Bandung, kota yang pernah menjadi rumahnya ketika memperkuat Persib Bandung.
Kembali ke Bandung membuat penjaga gawang Filipina tersebut memiliki kepercayaan diri menghadapi pertandingan. Ia menilai persiapan tim berjalan dengan baik setelah menjalani sejumlah sesi latihan.
“Kami cukup memiliki kepercayaan diri yang baik setelah kami menjalani beberapa sesi latihan yang bagus, jadi kami siap untuk menghadapi Vietnam,” kata Kevin Mendoza.
Kevin Mendoza Siap Bersaing Lawan Vietnam
Filipina datang dengan komposisi skuad yang dinilai Kevin memiliki kualitas. Meski terdapat beberapa pemain yang tidak dapat bergabung, ia tetap melihat timnya mempunyai kekuatan untuk memberikan perlawanan kepada Vietnam.
“Kami memiliki skuad yang sangat bagus kali ini. Walaupun harus kehilangan beberapa pemain, tetapi kami tetap sangat kuat,” tegas Kevin.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, mantan kiper Persib tersebut optimistis Filipina dapat tampil kompetitif ketika pertandingan dimulai.
“Jadi, saya cukup yakin kami bisa turun ke lapangan dan bersaing dengan sangat baik,” tutur Kevin.
Kevin Mendoza juga memiliki pengalaman bermain di Bandung. Ia pernah menjadi bagian dari skuad Persib Bandung sehingga memiliki kedekatan emosional dengan kota tersebut.
Kini, ia kembali ke Bandung dengan status berbeda. Jika sebelumnya mengenakan seragam klub, kali ini Kevin berada di lapangan untuk memperkuat Timnas Filipina dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Kevin Mendoza Berharap Dukungan Bobotoh
Kembalinya Kevin ke Kota Bandung membawa kenangan tersendiri bagi kiper Filipina tersebut. Ia mengaku senang dapat kembali ke kota yang pernah menjadi tempatnya berkarier.
“Ya, rasanya sangat menyenangkan bisa kembali. Terasa seperti di rumah sendiri,” kata Kevin Mendoza sambil tersenyum.
Kedekatan Kevin dengan Bandung juga membuatnya berharap dukungan dari Bobotoh, suporter Persib, tetap diberikan ketika Filipina menghadapi Vietnam.
Ia berharap para pendukung Persib datang langsung ke Stadion Si Jalak Harupat untuk menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada Timnas Filipina.
“Banyak dukungan untuk saya, dan mudah-mudahan juga di stadion untuk tim Filipina,” tuturnya.
Kevin menyadari belum dapat memastikan apakah Bobotoh akan hadir dan memberikan dukungan kepada Filipina. Namun, ia tetap berharap para pendukung Persib datang ke stadion.
“Saya berharap mereka (bobotoh) datang, tetapi saya tidak yakin, kita lihat saja, apakah kami bisa mendapatkan dukungan dari Bobotoh. Saya benar-benar berharap mereka bisa datang dan mendukung kami,” harap Kevin.
Pertandingan antara timnas Filipina melawan Vietnam sekaligus menjadi kesempatan Kevin Mendoza kembali tampil di Bandung setelah sebelumnya memperkuat Persib. Kali ini, ia akan berdiri di bawah mistar gawang Filipina untuk menjalani laga perdana Grup B FIFA ASEAN Cup 2026.
Keuntungan Taktis dan Pengaruh Faktor Emosional Skuad Filipina
Kehadiran Kevin Ray Mendoza yang sudah sangat mengenali karakter lapangan serta atmosfer Stadion Si Jalak Harupat memberikan keuntungan taktis tersendiri bagi Timnas Filipina dalam peta persaingan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam turnamen dengan format terpusat atau laga usungan di tempat netral, adaptasi terhadap kondisi cuaca, kelembapan udara, dan kualitas rumput lapangan di Bandung kerap menjadi tantangan bagi tim luar seperti Vietnam.
Pengalaman Mendoza sebagai mantan penggawa Persib yang rutin berlaga di venue tersebut dapat membantu jajaran pelatih Filipina membaca membaca dinamika pertandingan dan menyesuaikan orientasi pertahanan sejak menit awal.
Di sisi lain, dukungan emosional dari suporter lokal atau Bobotoh menjadi variabel unik yang berpotensi memengaruhi mentalitas bertanding kedua tim. Dalam iklim sepak bola modern kawasan Asia Tenggara, popularitas pemain asing yang memiliki rekam jejak positif di klub lokal sering kali mampu menciptakan home advantage terselubung.
Jika dukungan publik Bandung mengalir kepada Mendoza dan skuad The Azkals, hal ini dapat menekan psikologis pemain Vietnam yang biasanya tampil dominan saat berlaga di kawasan regional.
0 Komentar